Sunday, November 18, 2012

3

Cinta itu berjalan dengan sendirinya. Kebanyakan orang ngga jatuh cinta sama pandangan atau percakapan pertama. Biasanya karna udah kenal lama atau sering ketemu. Ini faktor penyebab rasa itu datang.

Yang jatuh cinta pada pandangan pertama ngga salah, pada percakapan pertama juga ngga salah. Semua itu ngga ada salahnya. Mungkin hanya sedikit keliru saat menyebutkannya. Suka, bukan cinta. Sesuatu yang dimulai pertama kali itu belum bisa dibilang serius. Tapi kalau sering menekuni kesukaan itu, kalian udah naik tingkat, bukan suka lagi namanya. Ya, tau sendiri deh kan apa namanya..

Orang yang udah jatuh cinta bakal berubah 180 derajat. Sikap perilakunya, perkataannya, hal-hal tentang dirinya akan diluruskan sesuai kronologi yang udah disiapin untuk jadi bahan kenangan, biar bisa diingat dan dijadiin bahan buat lucu-lucuan. Semua bakal tentang dia, dia dan dia, dia seorang. Ngga peduli apa kata sekitar, seakan tuli, bengam telinganya dicaci, tapi itu semua dibutakan sama cinta. Kadang cinta itu terlalu jahat, pandai membutakan.

Hidup ini belum tentu tertuju hanya satu cinta yang itu, kita masih mesti mikirin tugas, pekerjaan, masa depan, orang tua dan sodara, dan pastinya Tuhan. Gimana ngga dibilang buta, pacar yang baru kenal 2 minggu aja udah diagung-agungkan layaknya raja. Sebenarnya kalau hanya buat diri sendiri ngga masalah, dipuja dalam hati, nunjukin rasa sayang kita buat dia, tapi jangan rela terjun dari menara eiffel berdua cuma biar dibilang "iih, kamu romantis banget deh sama pacar kamu, aku envy!" itu salah. Lebih baik cinta yang ga keliatan di depan dia atau publik, tapi meledak-ledak di hati daripada cinta yang dipublikasikan. Terserah orang mau bilang apa, toh cinta itu buat dijaga, bukan buat dipamerin.


0 comments:

Post a Comment